Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kab. Pakpak BharatBAPPEDA
Memacu Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah
Berita
Rabu, 29 Maret 2017

PERJANJIAN KINERJA DAN PELUNCURAN TEMA PEMBANGUNAN KABUPATEN PAKPAK BHARAT

“MEMACU PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DAN EKONOMI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DAERAH”

Gerak langkah perlahan dan khidmat para purna IPDN menjadi pembuka acara untuk membacakan Komitmen Perjanjian Kinerja Tahun 2017 di hadapan Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA, Wakil Bupati, Ir. H. Maju Ilyas Padang, Ketua DPRD, Sonni P. Berutu, STh, beserta anggota DPRD, Mansehat Manik, MPd, Elson Angkat, SS, Mhd Said Darwis Boangmanalu, Kapolres, AKBP Jansen Sitohang, SIK, Dandim 0206/Dairi yang diwakili Kasdim, Mayor Hasanuddin Batubara, Sekretaris Daerah, Sahat Banurea, S.Sos, M.Si beserta para pimpinan SKPD, para Kepala Desa, para pimpinan BUMN dan BUMD, pimpinan instansi vertikal, para pemuka masyarakat dan undangan lainnya serta ratusan ASN pejabat administrator dan pengawas yang berdiri tegak saat Sanggup CF Manik, S.STP (purna IPDN angkatan XXII) membacakan komitmen dengan didampingi Hendro P Capah, S.STP (Angkatan XXI) sebagai pembawa bendera Merah Putih serta Radumen F Bancin, S.STP (Angkatan XX) sebagai pembawa pataka Kabupaten Pakpak Bharat, di Gedung Diklat BKD, Cikaok, Selasa (24/01).

Seluruh ASN berdasarkan komitmen tersebut  akan bertanggung jawab untuk melaksanakan program serta kegiatan, dan mewujudkan target kinerja sesuai DPA 2017 serta menyatakan bertanggung jawab untuk keberhasilan maupun kegagalan pencapaian target tersebut.

Di hadapan Bupati juga para pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) menandatangani Perjanjian Kinerja serta Pakta Integritas yang diawali oleh Sekretaris Daerah. Selanjutnya para pejabat ini menerima DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) yang diserahkan oleh Wakil Bupati.

Puncak acara adalah peluncuran tema pembangunan tahun 2017, yaitu Memacu Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah, yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati dengan didampingi oleh Wakil Bupati dan pimpinan FKPD. Dalam pemaparannya, Bupati mengutarakan bahwa perubahan paradigma telah dilakukan beranjak dari kepemimpinan beliau yang kedua di Kabupaten ini. “Jika pada RPJMD sebelumnya konteks utama adalah mengurangi beban pengeluaran masyarakat, maka dalam tahun-tahun sekarang ini yang merujuk dari visi dan misi adalah bagaimana melakukan stimuli untuk masyarakat lebih berdaya, utamanya infrastruktur dan ekonomi dan berkorelasi positif dengan peningkatan daya saing daerah”, jelasnya.

Bupati juga menyatakan apresiasi yang tinggi atas program Nawacita Presiden Joko Widodo, khususnya penekanan pada pembangunan dari Desa yang salah satu implementasinya berupa kucuran Dana Desa yang demikian besar. “Seiring dengan hal tersebut, para Kepala Desa dan perangkat Desa yang bertanggung jawab dengan Dana Desa juga harus ada harus ada kesamaan gerak dengan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, sehingga pembangunan dapat berlangsung lebih baik, terintegrasi, tidak tumpang tindih, dan mampu diselesaikan menuju kesempurnaan demi masyarakat tercinta”, tegas Bupati.

Kepada para pejabat dan ASN, Bupati mengingatkan untuk menyamakan derap langkah, memegang teguh Pakta Integritas yang telah ditandatangani, serta melaksanakan aturan yang harus didukung penuh jajarannya. “Saya juga berharap kepada unsur Forkopimda serta unsur masyarakat lainnya, termasuk para ulama, memberi sumbangsih pada Kabupaten ini sehingga peran serta kita bersama akan mewujudkan masyarakat yang sejahtera selaras dengan tema pembangunan yang telah diluncurkan”, ujar Bupati.

“Dengan bergerak seirama, layaknya sebuah orkestra untuk mencurahkan fikiran, tenaga, dan kepeduliannya yang berisi energi positif sehingga tahun 2017 dapat kita selesaikan dengan sebaik-baiknya. Tidak ada lagi yang memikirkan kita selain kita sendiri. Tidak ada yang dapat merubahnya selain daya, upaya, dan kesadaran kita demi Pakpak Bharat tercinta”, tandas Bupati Remigo.

Sikap mengenai kebersamaan ini juga diamini oleh Ketua DPRD, yang menyoroti situasi dan kondisi negara sedang diwarnai intrik dan derasnya beragam hasutan serta ungkapan kebencian terutama di media sosial. “Semoga kondisi ini tidak berdampak pada Kabupaten Pakpak Bharat. Kebersamaan kita sedang diuji dan marilah bersama kita bergandengan tangan sehingga pembangunan demi kininduma (masyarakat yang sejahtera; red) dengan cepat terwujud”, tukas Sonni P. Berutu.
 
PEMBEKALAN BAGI ASN
Seusai jeda tengah hari, acara dilanjutkan dengan pembekalan bagi para ASN yang diawali oleh dari BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, yang disampaikan langsung oleh Kepala BPK, Dra. Vincentia Moli Ambar Wahyuni, MM Ak, yang dimoderatori Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA.

Kepala BPK menyampaikan bahwa saat ini sedang dilakukan pemeriksaan interim oleh BPK, termasuk di Kabupaten Pakpak Bharat. Pihak BPK juga melakukan roadshow ke Kabupaten/Kota dan Kabupaten Pakpak Bharat adalah yang ke-14 dikunjungi. Tujuannya agar proses pemeriksaan dan pelaporan tiap daerah terlaksana dengan baik. Disebutkan juga oleh beliau bahwa Kabupaten Pakpak Bharat termasuk berprestasi karena tindak lanjut temuan oleh Inspektorat meraih poin 84,1.

Pembekalan dilanjutkan oleh Ka. BPKAD, Benar Baik Sembiring, SE (Ak), M.Si, dengan materi Implementasi Akuntansi Berbasis Akrual Dalam Pengelolaan Pemerintahan (Keuangan) Yang Baik,kemudian oleh Inspektur Kabupaten, Budianta Pinem, SE (Ak), M.Si, dengan materi Percepatan Peningkatan Kualitas Akuntabilitas Pengadaan Barang dan Jasa, lalu oleh Plt. Ka. Dinas Kominfo, Aryanto Tinambunan, SP, M.Si, tentang Rencana Umum Pengadaan, dan pembekalan dari Sekretaris Daerah, Sahat Banurea, S.Sos, M.Si, yang mengangkat tema Bagaimana Menumbuhkan Etos Clean and Good Governance.

Finalisasi pembekalan dilakukan oleh Bupati, dengan menekankan beberapa poin seperti agar ASN, terutama para pejabat memahami RPJMD, Renstra SKPD, Renja dan DPA. “Saya juga menegaskan agar PA (Pengguna Anggaran) yang notabene pimpinan SKPD tidak menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen, sehingga jajaran dibawahnya menguasai tentang program dan kegiatan”, sebut Bupati.

“OPD juga harus mampu meraih capaian PAD yang maksimal sehingga target-target kita dari sisi pendapatan akan meningkat, dan kalau bisa melebihi dari target”, tambah beliau sembari mengingatkan agar seluruh ASN bertempat tinggal di Kabupaten ini sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin baik lagi.

Dari aspek korps, Bupati menyoroti pentingnya kepatuhan dan kepedulian jajaran ASN dengan pimpinannya. “Sah-sah saja pimpinan merangkul bawahan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana bawahan memahami pimpinannya. Menjaga pimpinan senada dengan menjaga nama baik korps. Sebagai catatan adalah keyword untuk ini adalah satu derap langkah, satu nafas, dan satu jiwa dalam organisasi, serta hilangkan nilai-nilai individualistis. Jangan ragu untuk memperbaiki diri dan berkemauan keras untuk belajar, serta berkomitmen untuk mempersembahkan yang terbaik”, tegas Bupati lebih lanjut.

Sebagai penutup, Bupati melakukan refresh akan Budaya serta Nilai Organisasi Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. “Itu adalah pedoman kita untuk hidup dan berkehidupan. Jangan ragu dan jangan takut. Tuhan bersama kita”, pungkasnya. (Sumber berita: Bagian Humas Setda Kab. Pakpak Bharat)


Copyright © 2020 Kabupaten Pakpak Bharat. All Right Reserved