Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kab. Pakpak BharatBAPPEDA
Memacu Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah
Berita
Jumat, 5 Maret 2021

FORUM KONSULTASI PUBLIK PEMBANGUNAN PSAB SAPO PULO PAKPAK BHARAT

KEGIATAN FORUM KONSULTASI PUBLIK PEMBANGUNAN PSAB SAPO PULO DI AULA BAPPELITBANGDA KABUPATEN PAKPAK BHARAT.

Kepala Bappelitbangda Bapak Jalan Berutu,MM : “Kalau PSAB SAPO PULO terbangun, Kita akan masuk Syurga.”

Penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah, baik daerah maupun pusat. Penyediaan sarana dan prasarana air bersih menjadi salah satu kunci dalam pengembangan ekonomi daerah. Kondisi geografis, topografis dan geologis, serta sumber daya manusia (SDM) yang berbeda di setiap wilayah menyebabkan ketersediaan air baku dan kondisi pelayanan air bersih yang berbeda pula, sehingga memberikan implikasi penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang berbeda untuk masing-masing wilayah. Untuk itu dibutuhkan suatu konsep dasar yang kuat guna menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat sesuai dengan tipologi dan kondisi daerah tersebut. 

Salah satu permasalahan yang dihadapi Kabupaten Pakpak Bharat sampai saat ini adalah permasalahan air bersih. Sebenarnya tidak sulit untuk menemukan sumber air bersih dikabupaten ini, yang sulit adalah mengelola air sehingga sampai ke lokasi perumahan penduduk. 

Pemerintah bertanggung jawab untuk mengusahakan air tersebut bisa mengalir dari sumber sampai ke permukiman warga. Usaha-usaha tersebut selalu dilaksanakan oleh Pemkab dari tahun ke tahun. Sudah puluhan milyard rupiah dana Pemkab tersedot untuk mengusahakan agar masyarakat Pakpak Bharat dapat menikmati air bersih. Namun karena keterbatasan dana dan alokasi dana yang terbatas sehingga kegiatan pengadaan air bersih di Kabupaten ini sering sekali diluar harapan.

Kegiatan PSAB Sapo Pulo merupakan Kegiatan Pemkab Pakpak Bharat yang diharapkan dapat menjawab permasalahan air bersih di Kabupaten Pakpak Bharat. Sesuai dengan perencanaan teknis, apabila Kegiatan PSAB ini dapat berjalan dengan lancar maka diharapkan dapat mengatasi permasalahan air di lima kecamatan dari delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat. 

Bappelitbangda, Dinas Pera, Perkim dan LH serta PUTR dan Perhubungan atas nama Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya yang akan mengalokasikan dana pembangunan SPAM untuk Kabupaten Pakpak Bharat, untuk menindaklanjuti komitmen Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dalam Penerapan Sistem Manajemen Mutu sesuai Permen PU Nomor 04/PRT/M/2009 yang dilaksanakan dengan tepat waktu, tepat biaya dan tepat mutu maka Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat telah memenuhi berbagai persyaratan untuk memperoleh alokasi dana yang terakhir  dengan melaksanakan kegiatan Forum Konsultasi Masyarakat seperti yang dipersyaratkan dalam Readiness Criteria SIPPa.  

Sedangkan persyaratan lain berupa Surat Permohonan, Izin Lingkungan / Dokumen UKL-UPL, Izin Penggunaan SDA, Izin Pemakaian Hutan, Detail Engineering Design (DED) dan EE, Spesifikasi Teknis SK Pendirian UPT Pengelola, Peta Lokasi, Analisa Hidrologi – Neraca Air, Rencana Operasi dan Pemeliharaan, Proposal Teknis, Gambar Teknis, Sertifikat Lahan dan Daftar Potensi Pelanggan sudah disampaikan.

Tepatnya 5 Maret 2021 bertempat di aula Bappelitbangda Kabupaten Pakpak Bharat pelaksanaan  Forum konsultasi publik pembangunan PSAB Sapo Pulo dilaksanakan oleh Bappelitbangda melalui Bidang Pemerintahan, Pembangunan Manusia, Perekonomian dan Infrastruktur dan Kewilayahan.

“Setelah forum konsultasi masyarakat ini dilaksanakan dan hasil berita acaranya disampaikan, dan satu lagi pelaksananaan penanda tanganan kerja sama dengan KPH XIII terkait Kerjasama Penggunaan Kawasan Hutan  maka terpenuhilah sudah semua persyaratan yang diminta untuk melakukan pembangunan  PSAB Sapo Pulo ini. ” Demikian Bapak Jalan Berutu,MM dalam Sambutannya kegiatan Forum Konsultasi Masayarakat Sapo Pulo. 

Beliau meminta dukungan semua pihak dalam mensukseskan PSAB Sapo Pulo dimaksud. “Kita sudah memenuhi semua persyaratan secara teknis tinggal lagi berkat doa dan dukungan dari Bapak Ibu sekalian khususnya masyarakat Siempat Rube maka kita harapkan kegiatan PSAB ini akan berjalan dengan lancar. Kalau PSAB SAPO PULO terbangun Kita akan masuk syurga karena sumber air bersih tersebut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di lima kecamatan yaitu kecamatan Siempat rube,Tinada, Salak, PGGS dan STTU Julu .” Ucap beliau di akhir sambutannya.

Dalam kegiatan  Forum Konsultasi Masayarat ini Kadis Perkim yang diwakili oleh Bapak Tetap Lingga menyampaikan Paparan teknis tentang Kegiatan PSAB sapo Pulo ini.

Hadir dalam kegitan dimaksud Kadis Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan  Bapak Agusman Padang, ST.MM, Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup yang diwakili Bapak Tetap Lingga, Camat Tinada, Camat PGGS, Camat Siempat Rube dan Bapak Ibu Kepala Desa, Ketua BPD dan Tokoh-tokoh Masayarat masing-masing desa yang ada di Kecamatan Siempat Rube.  

Camat Siempat Rube menyatakan dalam sambutannya bahwa dari awal perencanaan, sampai sekarang dan seterusnya seluruh warga Masyarakat Kecamatan Siempat Rube mendukung dengan penuh kegiatan PSAB Sapo Pulo ini.  Beliau mengharapakan agar kegiatan ini dapat segera terealisasi dengan baik sehingga Sebagian besar warga Kabupaten Pakpak Bharat tidak bermasalah lagi dengan air bersih. Antoni Gajah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Copyright © 2021 Kabupaten Pakpak Bharat. All Right Reserved